Tag

, , , , , , , , ,

Frozen 2013

credit

Judul: Frozen
Sutradara: Chris Buck dan Jennifer Lee
Genre: animasi, petualangan, komedi
Produksi: Walt Disney
Tahun rilis: November 2013 (Amerika Serikat)
Durasi: 102 menit

Tersebutlah dua orang puteri kecil kerajaan Arendelle, Elsa dan Anna. Layaknya anak-anak kecil seusianya, mereka suka sekali bermain. Anna dan Elsa kecil menyukai salju. Elsa terlahir memiliki sihir es. Sejentik saja ia dapat membekukan lantai aula istana sehingga mereka bisa bermain seluncuran dan membuat manusia salju. Olaf, begitu mereka memberi nama si manusia salju.

Hari-hari mereka penuh dengan keceriaan hingga suatu ketika tanpa sengaja kekuatan sihir Elsa melukai adiknya, Anna. Untunglah hanya di bagian kepala. Kecelakaan tersebut membuat Raja dan Permaisuri cemas lalu membawa Anna kepada Troll. Tetua Troll kemudian menyelamatkan nyawa dan menghapus sebagian ingatan Anna tentang sihir yang dimiliki si kakak. Si tetua Troll juga mengingatkan Elsa untuk belajar mengendalikan kekuatannya yang makin lama makin kuat.

Untuk kebaikan mereka, sang Raja pun memutuskan untuk membatasi Elsa dari pergaulan luar istana; menutup gerbang istana; bahkan ia tak memperbolehkan Elsa bermain dengan Anna hingga bertahun-tahun lamanya. Dengan terpaksa Elsa mengabaikan adiknya. Merelakan diri terkurung dalam kesendirian.

Kesedihan Elsa dan Anna bertambah ketika Raja dan Permaisuri meninggal. Badai besar mengamuk dan menenggelamkan kapal rombongan Raja saat mereka dalam perjalanan.

Tiga tahun kemudian, Elsa dinobatkan menjadi Ratu Arendelle. Upacara penobatan tersebut disambut penuh suka cita oleh Anna dan penduduk Arendelle. Beberapa utusan kerajaan lain pun datang, satu di antaranya Pangeran Hans dari Kerajaan Selatan. Secara tidak sengaja, Anna berjumpa dengan Hans. Singkat cerita, Anna dan Hans jatuh cinta pada pandangan pertama; tergesa memutuskan untuk menikah. Saat keputusan mereka diajukan kepada Ratu Elsa, Elsa tak mengizinkan adiknya menikah dengan Hans. Anna mendesak, ia menganggap Hans adalah cinta sejatinya. Sayang, Elsa tetap menolak. Perasaan terdesak membuat Elsa tiba-tiba mengeluarkan kekuatan sihirnya. Seketika Arendelle dilanda hujan salju dan perlahan membeku.

Rasa tidak nyaman Elsa mendorongnya untuk melarikan diri dari Arendelle. Ia menuju Gunung Utara, menyendiri, dan membangun istananya. Di sana ia merasa takkan menyakiti siapapun.

Di lain pihak, Anna yang merasa bersalah, memutuskan untuk pergi mencari kakaknya. Dalam cuaca buruk itu ia berkuda meninggalkan istana. Meski dicegah oleh Hans, si keras kepala Anna tetap pergi.

Perjalanan Anna penuh perjuangan. Belum juga menemukan Elsa, ia malah kehilangan kuda dan kedinginan. Untunglah, ia menemukan sebuah kedai tempat singgah para pengembara. Di situlah tanpa sengaja ia berjumpa dengan Kristoff dan sahabatnya, Sven – si rusa kutub, yang hendak pergi ke Gunung Utara. Sebuah kesempatan emas ada di depan mata Anna. Ia membujuk Kristoff agar bisa menumpang kereta es menuju Gunung Utara; melanjutkan perjalanan untuk menemukan Elsa. Apakah Anna dapat menemukan dan membujuk kakaknya untuk pulang ke Arendelle? Mungkinkah Arendelle lepas dari badai salju? … dan apakah Hans adalah cinta sejati Anna? Penasaran, kan? Hehehe silakan tonton sendiri fim animasi dengan sentuhan petualangan dan humor ini! 😉

Sedikit komentar dari saya. Hmm, secara keseluruhan saya suka dengan fim berdurasi sekitar 102 menit ini. Penonton diajak menikmati keceriaan, kesedihan, kebebasan, petualangan, pengorbanan, persahabatan, dan satu lagi … efek suara dan animasi yang memukau, khas Walt Disney.

Meski di beberapa bagian kisahnya dipotong, alur cerita maju Frozen cukup mudah dipahami. Bisa jadi memang sengaja dibuat seperti itu agar dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga. Dari film ini saya dapat memetik sebuah pesan tentang persahabatan dan cinta kasih. Cinta bukan melulu soal hubungan antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga dengan saudara kandung dan sahabat. Demi yang dicintai, seseorang bisa melakukan hal-hal di luar nalar; sesuatu yang sering juga disebut pengorbanan. Delapan dari sepuluh bintang, saya apresiasikan untuk Frozen.

Iklan