Tag

, , , , , ,

Catatan Akhir Skripsi

Judul: Catatan Akhir Kuliah
Penulis: Sam @skripsit
Penyunting: Starin Sani
Jumlah halaman: xiv + 238 halaman
Cetakan: Pertama, Januari 2014
Penerbit: Bentang Belia (Bentang Pustaka)
ISBN: 978-602-7975-75-0

Sam, Ajeb, dan Sobari adalah tiga orang sahabat yang mengaku sebagai matelu—mahasiswa telat lulus. Seperti rata-rata mahasiswa perguruan tinggi negeri lainnya, mereka punya banyak kegiatan di luar aktivitas kuliahnya. Sam gemar berorganisasi; sementara dua orang sahabatnya, punya karakter yang berbeda. Sobari cenderung tipe mahasiswa study oriented; sementara Ajeb lebih metropolis dan suka ajeb-ajeb di diskotik. Meski demikian, persahabatan mereka yang cukup kental membuat kisah yang diceritakan oleh Sam ini sangat berwarna. Urusan kuliah, penelitian, bimbingan dosen menjadi bumbu penyedap yang khas.

Seperti anak muda umumnya, Sam dan kedua sahabatnya juga punya kisah cinta yang membumbui kisah biografi ini. Semua khas mahasiswa. Sam sendiri dua kali mengungkap pengalaman cintanya. Pertama, dengan Wibi. Kedua, dengan Kodok. Kisah cinta Sam dengan Wibi kandas di awal kuliah. Itulah mengapa saat ia berjumpa dengan Kodok; Sam berusaha mati-matian mengambil hati Kodok.

Masalah hati kadang memang membikin geli. Sama seperti saat saya membaca hal-hal yang dilakukan oleh Sam. Sam yang kasmaran mulai mengirim kado lucu tanpa identitas kepada Kodok, gadis pujaannya. Dibantu oleh Sobari, mereka menyusun dan melaksanakan rencana demi rencana pedekate. Usaha tersebut berjalan lancar, meski pada akhirnya, usaha Sam menjadi pengagum rahasia Kodok terbongkar karena ulah dua orang gadis mata-mata, DD dan WRP. *WRP? Bukan iklan susu, kan? 😛

Kisah cinta Sam makin seru ketika Iwan—sosok cowok yang disukai Kodok—muncul. Manis dan pahit pun bertemu di sini; semua lika-likunya ia ungkap dengan gaya yang kocak. Kejujurannya terhadap berbagai hal selama menjalani kuliah strata I, membuat saya berkali-kali dipaksa nyengir lebar. Ia memiliki gaya bertutur khas anak muda sekarang yang sedikit lebay dan gahul. Menurut saya, justru di situlah yang membuat buku ini menarik dan gak ngebosenin. Haha-hihi, iya; terbayang  kenangan masa kuliah juga, iya. Beneran! Saya seperti dihadapkan (lagi) kearah sebuah slide proyektor yang memutar potongan kenangan masa lalu. *tsaah!

Jadi, akankah Sam berakhir dengan Kodok? Bagaimana pula nasib skripsinya? Akankah Sam dan kedua sahabatnya lulus dengan predikat yang diidam-idamkan? Temukan jawabannya semua di sini,  di Catatan Akhir Kuliah; catatan yang layak dibaca bagi siapapun yang ingin tahu lika-likunya dunia mahasiswa. Empat dari lima bintang saya apresiasikan untuk Catatan Akhir Kuliah.

Iklan