Tag

, , , , , , , ,

Ant Man 2015, Marvel Studio

credit: IMDb

Judul film: Ant-Man
Sutradara: Peyton Reed
Genre: action, adventure, sci-fi
Produksi: Marvel Studio
Tanggal rilis: 17 Juli 2015 (Amerika Serikat)
Durasi: 117 menit

Scott Lang (Paul Rudd), seorang narapidana yang baru saja dibebaskan dari penjara San Quentin. Ia berniat kembali ke jalan yang benar. Ia lantas mendaftar bekerja di Baskin-Robbins. Sialnya, ia dipecat karena atasannya mengetahui jejak hitam masa lalu Scott. Ia dipecat dari pekerjaannya.

Di saat sulit itu ia tinggal bersama teman satu selnya dulu, Luis (Michael Pena). Di tempat tinggal Luis, ia diperkenalkan kepada dua orang: Dave (Clifford β€˜TI’ Joseph Harris) dan Kurt (David Dastmalchian). Mereka tengah menyusun sebuah rencana pencurian. Saat Luis menawarkan rencana ini kepada Scott, ia menolaknya mentah-mentah. Prinsipnya tetap, ia ingin hidup sebagai orang baik-baik. Ia dituntut untuk menafkahi anak perempuan satu-satunya, tetapi tak ada yang mau memperkerjakan seorang mantan narapidana. Jadi, apa yang sebaiknya ia lakukan?

Sementara itu di lain tempat, Dr. Hank Pym (Michael Douglas) menghadiri undangan Darren Cross, mantan asisten penelitiannya. Dalam acara tersebut, Darren Cross (Corey Stoll) mengklaim telah menemukan sebuah teknologi bernama Yellow Jacket yang akan membantu para serdadu dalam menciptakan perdamaian dunia. Dengan setelan Yellow Jaket ini, para serdadu akan mengecil hingga seukuran serangga dan menyerang musuh dengan lebih akurat.Β 

Teknologi ini sebenarnya merupakan penemuan Dr. Hank. Sayangnya, di tengah perjalanan perusahaan, idealisme Hank tak sejalan dengan Darren. Sialnya, kondisi ini malah membuat Hank terdepak dari perusahaannya sendiri. Melihat ambisi Darren terhadap pengembangan dan komersialisasi teknologi tersebut, Hank merasa harus bergerak. Ia ‘menjebak’ seseorang pilihan untuk mencuri Yellow Jacket. Siapakah yang dimaksud oleh Dr. Hank Pym? Tidak lain tentunya Scott, si mantan narapidana. Tapi, bagaimana mereka bisa bertemu? Bagaimana nasib Scott selanjutnya sebagai Ant-Man? Bisakah Dr. Pym dengan bantuan Scott mencuri Yellow Jacket dari Darren? Tonton filmya dan temukan jawabannya! Hmm, barangkali di trailer berikut ada kata kuncinya? Check this out! πŸ˜‰

Bagian yang saya suka dari film produksi Marvel kali ini adalah, meski diwarnai dengan adu fisik, ketegangan, dan pamer teknologi canggih; tetap ada sentuhan humornya seperti karya-karya sebelumnya. Menurut saya porsi antara humor dan pengenalan ilmu tentang semut cukup pas. Ditambah lagi dengan penyebutan nama ilmiah si semut … ah, saya merasa seperti mengulang kembali mata kuliah Entomologi saat di bangku kuliah. Dr. Pym dan putri semata wayangnya tidak hanya mengenalkan jenis-jenis semut, tetapi juga menyampaikan bagaimana bisa berkomunikasi dengan semut. Ugh, awesome!

Satu hal yang membuat saya geli adalah kostum si Ant-Man itu sendiri. Entah, saya merasa setelan Yellow Jacket lebih blink dan cakep ketimbang kostum yang dipakai si tokoh superhero. A bit dull, mungkin karena warnanya yang merah tua-hitam. Namun, apalah artinya kostum blink kalau digunakan untuk melakukan kejahatan, ya? #eh *dikeplak Darren Cross*

Selain itu, hmm, hal yang membuat film ini menarik adalah dialog yang dilakukan oleh Luis. Itu apa coba? Nge-rap? Hoho, meski terlalu cepat untuk telinga saya (syukurlah saya terbantu oleh subtitle), saya suka kalimat yang berirama begitu.

Sejauh ini Ant Man telah memenangkan sebuah penghargaan dan 12 nominasi penghargaan, menurut info IMDb. Lalu, saya akan menyematkan berapa bintang untuk jagoan baru Marvel ini? Baiklah, 7.6 dari 10 bintang untuk Ant-Man.

Catatan:
Seperti biasa Marvel membocorkan sedikit dari sekuel selanjutnya di akhir film ini. Saya pikir, nantinya jagoan Marvel yang terinspirasi oleh serangga bukan hanya Ant Man. Jadi, siapa lagi? Tonton hingga ‘tetes terakhir’, ya! πŸ˜†

Iklan