Tag

, , , , , , ,

Cinta … cinta …, oh, cinta. Entah mengapa tema besar ini masih saja membuat sebagian besar penikmat film rela meluangkan waktu menonton (termasuk saya) *ngacung. Pertengahan Februari ini malah, saya menonton (lagi) film karya Miles Production. Tidak sengaja, sih. Pas sekalinya nyetel televisi, eh, ada Cinta dan Rangga. Aww! Langsung stay tune. Hihihi. Apa nggak bosan? Sayangnya, nggak. 😆  Padahal kalau dipikir-pikir film Ada Apa Dengan Cinta benar-benar baheula, ya. Saat film ini rilis saya duduk di bangku SMA, Rangga-Cinta juga. Nyambung, kan? *iya, kalau disambungkan, dan itu butuh ber-ratus-kilometer kabel bawah laut. 😛

aadc 2002

Meski jalan ceritanya secara umum seperti kebanyakan cerita klasik remaja—tadinya  sebel, karena sesuatu hal berubah jadi jatuh cinta, dengan banyak bumbu persahabatan di dalamnya—tapi, kolaborasi sentuhan Mira Lesmana, Rudi Soedjarwo, Melly Goeslaw, Dian Satrowardoyo, Nicholas Saputra, dan segenap pemain-kru film, bisa menyihir saya tetap suka, bahkan hingga 14 tahun kemudian. Please, jangan tanya mengapa. 

Salah satu alasannya tentu saja karena akhir film yang menggantung, dan itu membuat saya penasaran. Bagaimana kelak nasib Cinta dan Rangga? Apakah janji Rangga akan ditepati? Atau … memang, Rangga bilang akan kembali kepada Cinta, tapi yang namanya realita hidup … (((realita))) berbagai kemungkinan sangat bisa dan mungkin saja terjadi selama kurun waktu sepanjang itu. Bisa jadi masing-masing tergoda untuk berpaling. Yang namanya menunggu itu bukan perkara gampang, lho, apalagi sampai hitungan tahun.

Bisa saja si Cinta menerima pinangan pria lain, menikah, punya anak, singkatnya dia move on dari Rangga. Bisa saja, kan?

Rangga pun di luar negeri berjumpa banyak perempuan, banyak klien; salah satunya membuat dia bisa melupakan kenangan Cinta … lantas dia memilih perempuan itu. Akhirnya, Rangga say good bye kepada Cinta. Bisa saja, kan?

Ahahaha, saya kok serasa jadi sutradara betulan, ya? 😆

Well, time flies by. Saat saya hampir lupa pernah begitu suka pada kisah Cinta-Rangga, lha kok tiba-tiba muncul video iklan Line di YouTube pada 2014. Eh, apa ini? batin saya. Mulailah kemelitan diri terpantik dan … waduh, mini drama berdurasi 10 menit 25 detik ini membuat saya terjebak nostalgia. Bagaimana tidak, mereka 12 tahun berpisah tanpa kabar sedikitpun.

Benar, kan, saya terbawa. Betapa alunan instrumen piano dan gitar menyampaikan rasa Bimbang-nya Rangga dan Cinta. Dari kesemua OST AADC, lagu karya Melly Goeslaw ini memang yang paling membekas di hati. Karena Bimbang jugalah saya pernah pengiiin banget bisa main gitar. Hihi teringat konyolnya masa-masa itu. Dua jempol buat mini drama yang sampai saat saya menulis ini telah ditonton sebanyak 6 jutaan kali.

Lalu, kalau belum lama ini saya mendapat kabar bahwa AADC 2 akan rilis tahun 2016. apa saya bermimpi?

AADC 2 2016

Sepertinya tidak. Sudah ada pernyataan dari pihak Miles Production soal akan ditayangkannya AADC 2. Asyiknya lagi, official teaser-nya sudah ada di YouTube. Seperti apa? Check this out!

Oh, rupanya Rangga masih akan akrab dengan puisinya yang syahdu. Puisi karya M. Aan Mansyur ini ada di teaser,

“Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini. Dipisah kata-kata, begitu pula rindu. Lihat tanda tanya itu, jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi”

Fyi, di AADC 2 yang didaulat menjadi sutradara adalah Riri Riza, bukan lagi Rudi Sudjarwo. Apa lagi? Kabarnya, Melly Goeslaw dipercaya lagi untuk menulis lirik OST untuk di film ini. Yeay! … dan, satu lagi, ada sebagian scene-nya yang diambil di Jogja. Aaah, Jogja?! Kota yang kata orang di tiap sudutnya penuh romantisme? Ooh … Jadi, sudah siap jatuh cinta dengan AADC 2? Tunggu rilisnya 28 April 2016, ya! 😉

Catatan:
Yang penasaran sekali ingin tahu perkembangan AADC 2, silakan follow akun twitter Miles Production di @MilesFilms atau bisa juga main ke channel YouTube Miles.

Iklan