Tag

, , , ,

Sheila Majid, Ku Mohon

credit: Wikipedia

Ada yang begitu saja terngiang ketika saya penat, entah karena menghadapi banyaknya tasking di redaksi; atau sedang menghadapi masalah lain. Mau tahu apa? Sebuah lagu lawas. Sebagaimana tertera di judul postingan, judul lagu tersebut adalah Ku Mohon. Versi perdana lagu ini dibawakan oleh seorang penyanyi cantik berkebangsaan Malaysia, Sheila Majid. Beberapa tahun lalu lagu ini dinyanyikan kembali oleh Afgan dengan high note yang lebih powerful.

Sheila atau Afgan? Kalau diminta memilih, saya tidak bisa. Saya suka kedua versi lagu Ku Mohon, sama-sama mencirikan kekhasan penyanyinya. Namun, bagaimanapun yang namanya versi asli agaknya tetap lebih berkesan; apalagi saya mendengarnya saat menjelang dewasa. Ya, pertama kali saya mendengarkannya pada era 90-an akhir.

Mungkin karena saya lahir di tahun 80-an, segala hal tentang 90-an—dalam hal ini, lagu—hampir selalu meninggalkan kesan tersendiri. Terutama juga karena di tahun-tahun itu saya menghadapi peristiwa kehilangan, someone special and precious: Bapak. Kala itu saya terpukul oleh rasa sedih, putus asa, dan hilang semangat. Saya ingat benar, banyak hal dalam hdup saya berubah semenjak beliau tidak lagi di sisi. Well, pastinya tidak hanya saya di dunia ini yang menghadapi masalah. Selagi nyawa masih di badan, setiap orang menghadapinya. Saya hanya perlu bertahan, bersabar sebentar lagi… lagi… lagi… dan lagi. 

Beruntung, saya berjodoh dengan lagu Ku Mohon di saat keadaan begitu sulit. Liriknya begitu mendamaikan batin yang seolah kehilangan banyak energi. Ibarat ponsel, butuh di-recharge agar tak sampai mati. Rasanya tidak sanggup membayangkan bagaimana jadinya jika batin mati. Mungkin bisa merambat ke arah stress, depresi? Ah, jangan sampai. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang menginginkan hal itu. Maka, ada baiknya menolong diri sebelum segalanya terlambat. Memilih musik, termasuk lagu Ku Mohon ini, sebagai teman menurut saya dapat membantu mengusir penat dan sedih.

Okay, sebelum mengulasnya lebih lanjut, mari bernostalgia sejenak dengan suara syahdu Sheila Majid berikut ini.

***

Menurut informasi dari laman Discography Sheila Majid, album Ku Mohon dirilis pada tahun 1999 (lagu berjudul Ku Mohon juga termuat di dalamnya). Lebih lanjut, informasi dari Wikipedia menyatakan bahwa album ini telah memenangi tiga penghargaan “Album Pop Terbaik” pada Anugerah Industri Muzik ke-7 (AIM) tahun 2000. Lagu Ku Mohon juga termasuk salah satu dari lima komposisi lagu dan lirik yang memenangi anugerah “Lagu Terbaik”.

Lirik lagu terbaik? Ya, saya sepakat. Kalau bicara soal lirik, di situlah inti dari sebuah lagu, dan lagi karena liriknya saya jatuh hati dengan lagu ini. Bagian yang paling saya suka adalah bait kedua sampai chorus.

Engkau beriku harapan
Menjawab segala persoalan
Hadapi semua dalam tenang
Dengan merasa kesyukuran
Ku doa Kau selalu
Mengawasi gerak-gerikku
Berkatilah ku perlu rahmat dari-Mu

Chorus:

Oh Tuhan terangkan hati dalam sanubariku
Untuk menempuhi segala hidup penuh cabaran ini
Oh Tuhan ku berserah segalanya kepadamu
Agar jiwaku tenang dengan bimbingan-Mu selalu

Lirik dalam Ku Mohon menyampaikan doa dan harapan agar tetap dalam rahmat dan perlindungan Tuhan; tetap dalam sabar dan berpasrah; tetap dalam keadaan bersyukur meski keadaan hidup silih berganti; tetap diberi kuat menghadapi apapun sehingga jiwa selalu dalam tenang.

Oh ya, sepengalaman saya, pernah karena saking menghayati lirik gubahan Sheila Majid tersebut, saya sampai merinding dan menangis saat mendengarkan lagu ini. Well, tiap orang bisa saja punya pengalaman serupa. Bagaimana dengan Sahabat?

Iklan