Ku Mohon: Teman Saat Batin Perlu Di-Recharge

Tag

, , , ,

Sheila Majid, Ku Mohon

credit: Wikipedia

Ada yang begitu saja terngiang ketika saya penat, entah karena menghadapi banyaknya tasking di redaksi; atau sedang menghadapi masalah lain. Mau tahu apa? Sebuah lagu lawas. Sebagaimana tertera di judul postingan, judul lagu tersebut adalah Ku Mohon. Versi perdana lagu ini dibawakan oleh seorang penyanyi cantik berkebangsaan Malaysia, Sheila Majid. Beberapa tahun lalu lagu ini dinyanyikan kembali oleh Afgan dengan high note yang lebih powerful.

Sheila atau Afgan? Kalau diminta memilih, saya tidak bisa. Saya suka kedua versi lagu Ku Mohon, sama-sama mencirikan kekhasan penyanyinya. Namun, bagaimanapun yang namanya versi asli agaknya tetap lebih berkesan; apalagi saya mendengarnya saat menjelang dewasa. Ya, pertama kali saya mendengarkannya pada era 90-an akhir.

Mungkin karena saya lahir di tahun 80-an, segala hal tentang 90-an—dalam hal ini, lagu—hampir selalu meninggalkan kesan tersendiri. Terutama juga karena di tahun-tahun itu saya menghadapi peristiwa kehilangan, someone special and precious: Bapak. Kala itu saya terpukul oleh rasa sedih, putus asa, dan hilang semangat. Saya ingat benar, banyak hal dalam hdup saya berubah semenjak beliau tidak lagi di sisi. Well, pastinya tidak hanya saya di dunia ini yang menghadapi masalah. Selagi nyawa masih di badan, setiap orang menghadapinya. Saya hanya perlu bertahan, bersabar sebentar lagi… lagi… lagi… dan lagi.  Baca lebih lanjut

Iklan

Bangkitnya Monster Pengisap Darah

Tag

, , , , , , , , ,

Judul film: Detective K: Secret of the Living Dead / Detective K: Secret of the Bloodsucking Demon
Sutradara: Kim Suk-Yoon
Produser: Ahn Mong-Sik, Lee Sun-Mi
Distributor: Showbox
Genre: misteri, komedi, petualangan
Tanggal rilis: 8 Februari 2018 (Korea Selatan)
Durasi: 120 menit

Kala itu tahun 1789. Masyarakat Pulau Ganghwa gempar. Seorang penjaga Balai Kota bernama Hong Tae-Moon meninggal secara misterius di pelataran Pondok Yeon-Mi. Choi Jae-Hee (Kim Jung-Hwa), putri tertua pemilik pondok, datang ke Hanyang  menemui Detektif Kim (Kim Myung-Min) dan memintanya untuk memecahkan misteri tersebut.

Detektif Kim datang memenuhi permintaan bersama pelayannya, Seo-Pil (Oh Dal-Su), tepat tiga hari setelah kejadian. Malam harinya terjadi lagi peristiwa serupa. Korban selanjutnya bernama Song Pil-Geun. Mayatnya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Anehnya saksi mata mengatakan tak dapat melihat api yang membakar si korban.

Saat mencari bukti-bukti, Detektif Kim mendapati dua lubang di leher dan sebuah mata panah bersimbol—Yeom (berarti “ternoda”)bersarang di mayat Song Pil-Geun. Arti dari simbol tersebut menurut ia terkait dengan “warna”. Berbekal petunjuk tersebut, esok harinya ia berbagi tugas dengan Seo-Pil untuk mengumpulkan bukti. Ia pergi ke rumah pewarna, sementara Seo-Pil ke tempat pelukis. Ketika penelusuran Detektif Kim sampai ke tempat Ha Byung-Eun (pemilik rumah pewarna tekstil), tanpa sengaja ia berjumpa dengan seorang gadis cantik (Kim Ji-Won).  Baca lebih lanjut

Memang Jodoh: Perjalanan Berliku Marah Rusli

Tag

, , , , , , ,

Judul: Memang Jodoh
Penulis: Marah Rusli
Penyunting: Melvi Yendra
Tebal: 536 hlm
Cetakan: Pertama, Mei 2013
Penerbit: Qanita
ISBN: 978-602-9225-84-6

Blurb
Hamli tak pernah mengira, keputusannya untuk menerima beasiswa pemerintah Belanda demi melanjutkan sekolah ditentang oleh orangtuanya. Orangtua yang justru dia harapkan akan mendukung sepenuh hati. Namun, adat Minang yang mengikat erat ternyata membelenggu cita-citanya.

Hamli pun kemudian memutuskan untuk melanggar adat, merantau demi ilmu. Dan ketika dalam perantauan dia bertemu dengan mojang Priangan yang menawan hatinya, pilihan getir terpaksa harus diambil. Hamli rela “dibuang” oleh adat dan orangtua demi cintanya. Baca lebih lanjut